1. ACARA : Menganalisa Kadar Protein Dengan Menggunakan Metode Titrasi Formol Pada Sampel Uji Bahan/Produk Hasil Pertanian (Susu dan Produk Olahannya)
  2. TUJUAN : Mampu Mengetahui Kadar Protein Pada Sampel Uji Bahan/Produk Hasil Pertanian Menggunakan Metode Titrasi Formol (Susu dan Produk Olahannya)
  3. ALAT DAN BAHAN :

–       Alat :

  • Neraca Analitik
  • Gelas Ukur
  • Labu Ukur 100 ml
  • Pipet Volumetri 10 ml
  • Erlenmeyer
  • Pipet Ukur 25 ml
  • Buret
  • Beaker Glass

–       Bahan :

  • Sampel Uji Susu dan Produk Olahannya
  • Aquades
  • Kalium Oksalat Jenuh (1:3)
  • Indikator PP 1%
  • NaOH 0,1N (terstandardisasi)
  • Formalin 40%

IV. PROSEDUR KERJA :

  1. Menimbang kurang lebih 3-5 gram sampel uji
  2. Mengencerkan dalam Labu Ukur 100 ml dan menambahkan aquades hingga tanda tera, menghomogenkan dalam beaker glass (L1)
  3. Mengambil 10 ml Larutan L1, memasukkan ke dalam Erlenmeyer
  4. Menambahkan 20 ml aquades, 0,4 ml Kalium Oksalat Jenuh (1:3), dan 3-4 tetes Indikator PP 1%
  5. Mentitrasi menggunakan NaOH 0,1 N terstandardisasi hingga berubah warna menjadi merah jambu muda (mencatat volume titrasi)
  6. Menambahkan 2 ml Formalin 40% dan 3-4 tetes Indikator PP 1%
  7. Mentitrasi kembali menggunakan NaOH 0,1N yang telah digunakan di awal (mencatat volume titrasi (A ml = V.titrasi awal + V.titrasi akhir)
  8. Membuat blanko pengujian dengan mengulangi prosedur No. 4 s/d 7, yaitu dengan mengganti 10 ml Larutan L1 dengan 10 ml aquades (V.titrasi blanko = B ml)
  9. Menghitung kadar protein susu dengan rumus :
  • Kadar Nitrogen (%N) = (A ml – B ml) / Bobot contoh (mg) x 10 x Normalitas NaOH x 14,008 x 100%
  • Kadar Protein = %N x Faktor Konversi
  • Catatan :

–            Faktor Konversi :

  1. Susu Segar = 1,83
  2. Susu berkasein (Susu Serbuk) = 1,63

SEMOGA BERMANFAAT🙂